26 Feb 2026, Kam

Kadishub Bengkalis Siap Mundur Jika Target Tidak Tercapai

Bengkalis(KT): Hearing antara mahasiswa dengan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha didampingi Wakil Ketua I Fasya Fadillah, Wakil Ketua II Hendrik Budiman, Wakil Ketua III, serta sejumlah anggota DPRD lainnya seperti Cecep Kurniawan, Hendra Jeje, Rendra Wardana, dan Bobi Kurniawan berlangsung alot di ruang sidang komisi, Rabu (3/9/2025). Sementara itu, ratusan mahasiswa lainnya tetap berada di luar gedung.

Isu paling hangat dibahas adalah terkait pelayanan transportasi penyeberangan Roro Air Putih Bengkalis menuju Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, yang dinilai mahasiswa tidak berjalan lancar. Mereka menyoroti terbatasnya kapal yang beroperasi, dimana dalam sepekan terakhir hanya dua kapal yang melayani penyeberangan.

Mahasiswa mendesak agar DPRD mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis dan menuntut adanya perbaikan pelayanan di pelabuhan tersebut.

Menanggapi hal itu, Kadishub Bengkalis, Adi Pranoto, menyatakan kesiapannya mundur apabila dalam waktu satu bulan ke depan tidak ada perbaikan signifikan.

“Kami berkomitmen terhadap adik-adik mahasiswa dan juga kawan-kawan media. Kalau sesuai dengan yang saya sampaikan ini tidak terealisasi bulan depan, silakan menjumpai kami untuk audiensi langsung. Kalau tidak terealisasi, saya siap mundur. Kita ini sama-sama laki-laki, apa yang kita ucapkan harus dibuktikan,” tegas Adi Pranoto.

Adi menjelaskan, salah satu penyebab terganggunya layanan Roro adalah adanya kesamaan jadwal docking kapal. “Saat ini ada dua vendor yang melayani perusahaan pelayaran di Bengkalis. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan Kementerian Perhubungan, termasuk KSOP. 

“Dalam dua minggu ini kapal Mutiara Pertiwi akan kembali beroperasi, disusul kapal Swarna Putri pada minggu ketiga. Insya Allah, September ini sudah ada empat kapal yang melayani penyeberangan,” terangnya.

Adi juga menyinggung bahwa sistem pelayanan di pelabuhan masih berjalan manual sehingga sering menimbulkan ketidakpastian jadwal pemberangkatan. Ia menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan pelayanan Roro Bengkalis kembali normal.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Bengkalis, Fasya Fadillah, menyebutkan pernyataan Kadishub sudah menjadi konsekuensi yang harus dibuktikan.

“Konsekuensi tersebut telah didengar semua yang hadir saat hearing. Kita minta Kadishub bisa menyikapi dengan bijak dan memenuhi tuntutan pembenahan di pelabuhan Roro,” kata Fasya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *